Tuesday , September 27 2022
Peran MSDM Dalam Perusahaan

Peran MSDM Dalam Perusahaan

Peran MSDM Dalam Perusahaan – Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses mengatasi berbagai masalah dalam konteks karyawan, karyawan, pekerja, manajer dan pekerja lainnya untuk dapat mendukung kegiatan suatu organisasi atau perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, manajer harus memastikan bahwa perusahaan atau organisasi memiliki tenaga kerja yang tepat di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat, dengan keterampilan untuk menyelesaikan pekerjaan, yang akan membantu perusahaan untuk menerapkan fasilitas secara keseluruhan secara efisien dan efektif.

Status dan peran SDM sangat penting, yaitu untuk memastikan bahwa setiap aspek penciptaan, pembangunan, dan peningkatan perusahaan atau organisasi, tanpa sumber daya manusia yang memadai, otomatis perusahaan akan mandek dalam mencapai tujuannya. Tidak hanya itu, keberadaan sumber daya manusia juga menjadi aspek kunci untuk menjamin keberhasilan suatu perusahaan atau organisasi.

Peran MSDM Dalam Perusahaan :

Staffing / Employment

Peran manajemen sumber daya manusia meliputi tiga kegiatan penting, yaitu perencanaan, pencarian dan pemilihan sumber daya manusia. Bahkan, manajer bertanggung jawab untuk meramalkan kebutuhan sumber daya manusia. Seiring pertumbuhan perusahaan, manajer semakin mengandalkan SDM untuk mengumpulkan data tentang komposisi dan keterampilan tenaga kerja saat ini.

Meskipun pencarian pekerjaan dilakukan sepenuhnya oleh Sumber Daya Manusia, departemen lain selalu membantu proses pencarian dengan memberikan deskripsi spesifikasi pekerjaan.

Selama proses seleksi, departemen sumber daya manusia menyaring kandidat melalui wawancara, tes, pemeriksaan latar belakang, dll. Dengan adanya berbagai regulasi mengenai undang-undang kesetaraan kesempatan kerja dan persyaratan perusahaan, tanggung jawab departemen sumber daya manusia untuk merekrut tenaga kerja ini terus meningkat.

Performance Evaluation

Evaluasi kinerja sumber daya manusia adalah tanggung jawab departemen sumber daya manusia dan manajer. Manajer memiliki tanggung jawab utama untuk evaluasi bawahan, dan departemen sumber daya manusia bertanggung jawab untuk meningkatkan bentuk evaluasi kinerja yang efektif untuk memastikan bahwa evaluasi kinerja dilakukan di berbagai departemen perusahaan. SDM juga perlu melatih manajer tentang cara menetapkan standar kinerja yang baik dan membuat evaluasi kinerja yang akurat.

Compensation

Perlu ada koordinasi yang baik antara SDM dan manajer dalam hal kompensasi/penghargaan. Manajer bertanggung jawab untuk meningkatkan pendapatan dan SDM bertanggung jawab untuk menciptakan struktur pendapatan yang baik. Sistem kompensasi yang menuntut keseimbangan antara kompensasi dan tunjangan yang diberikan kepada pekerja. Pembayaran meliputi pendapatan, bonus, insentif dan bagi hasil yang diterima karyawan. Manfaat termasuk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, liburan dan banyak lagi. Sumber Daya Manusia bertanggung jawab untuk menentukan bahwa kompensasi yang ditawarkan kompetitif, adil dan sesuai dengan hukum yang berlaku (misalnya UMR) di antara perusahaan sejenis, dan memberikan insentif.

Training and Development

Departemen Sumber Daya Manusia bertanggung jawab untuk membantu manajer menjadi pelatih dan penasihat yang baik bagi bawahannya, mengembangkan program pelatihan dan pengembangan yang efektif untuk karyawan baru (orientasi) dan karyawan yang sudah ada (pengembangan keterampilan), dan berpartisipasi dalam program pelatihan dan pengembangan tersebut. , untuk memperkirakan kebutuhan program pelatihan dan pengembangan perusahaan, dan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dan pengembangan. Tanggung jawab departemen sumber daya manusia dalam hal ini juga terkait dengan pemutusan hubungan kerja, yang membantu menata kembali perusahaan dan menyelesaikan konflik di dalam perusahaan.

Employee Relations

Di perusahaan dengan serikat pekerja, departemen sumber daya manusia berperan aktif dalam bernegosiasi dengan serikat pekerja dan menangani masalah kesepakatan. Membantu perusahaan berurusan dengan serikat pekerja adalah tugas HR. setelah persetujuan

Setelah disetujui, HR membantu manajer tentang cara menegakkan perjanjian dan menghindari keluhan lebih lanjut. Tanggung jawab utama SDM adalah menjauhi praktik-praktik tidak sehat (misalnya mogok kerja, demonstrasi).

Di perusahaan tanpa serikat pekerja, SDM perlu dilibatkan dalam employee engagement. Secara umum, jika karyawan dibayar cukup dan mereka pikir perusahaan bertanggung jawab atas kebutuhan mereka, mereka tidak akan bergabung dengan serikat pekerja. SDM dalam situasi ini perlu memastikan bahwa karyawan diperlakukan dengan tepat dan ada pendekatan yang baik dan jelas untuk menangani keluhan. Setiap perusahaan, berserikat atau tidak, membutuhkan pendekatan tegas untuk mempromosikan ketertiban dan menangani keluhan untuk menyelesaikan kasus dan melindungi karyawan.

Safety and Health

Setiap perusahaan harus mengembangkan dan menerapkan program keselamatan untuk mengurangi insiden dan menciptakan kondisi kesehatan. Pekerja perlu selalu diingatkan akan pentingnya keselamatan kerja, dan program keselamatan kerja yang efektif dapat mengurangi angka kecelakaan dan secara umum meningkatkan kesehatan pekerja. Departemen sumber daya manusia terutama bertanggung jawab untuk memberikan pelatihan keselamatan kerja, mengidentifikasi dan memperbaiki kondisi yang membahayakan tenaga kerja, dan melaporkan kecelakaan kerja.

Personnel Research

Untuk meningkatkan efisiensi perusahaan, departemen sumber daya manusia menganalisis masalah orang dan perusahaan dan membuat perubahan yang sesuai. Pertanyaan yang sering dicermati oleh HR adalah pemicu ketidakhadiran dan keterlambatan karyawan, bagaimana proses pencarian dan seleksi yang baik, dan pemicu ketidakpuasan karyawan. Sumber Daya Manusia bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang terkait dengan masalah ini. Hasilnya digunakan untuk menghitung apakah kebijakan yang ada perlu diganti.

Leave a Reply

Your email address will not be published.