Thursday , February 9 2023
Menentukan Tujuan Keuangan

Cara Menentukan Tujuan Keuangan

Tujuan keuangan dapat di artikan sebagai suatu perencanaan tentang keuangan yang membutuhkan persiapan dana dalam waktu tertentu. Misalnya saja, jika Anda ingin menikah di 3 atau 4 tahun mendatang, cobalah untuk mengkalkulasi dana yang harus Anda persiapkan untuk penyelenggaraan pernikahan tersebut. Mulai dari perencanaan biaya pengesahan, pesta pernikahan serta persiapan dana rumah tangga yang menjadi awal kehidupan baru yang sesungguhnya setelah pesta Anda telahberakhir.

Dari ilustrasi diatas kita bisa lihat betapa pentingnya perencanaan keuangan yang baik demi tercapainya suatu tujuan keuangan yang Anda inginkan. Dalam perjalannya, menyusun keuangan bukanlah hal mudah. Banyak sekali orang yang tergoda untuk menggunakan dana simpanan tersebut untuk kebutuhan yang lain, entah itu untuk belanja ataupun membayar hutang. Hal inilah yang membuat banyak orang gagal dalam mencapai tujuan keuangan tersebut. Lantas, bagaimana cara menentukan tujuan keuangan Anda serta menyusun rencana keuangan untuk masa depan ? Berikut ulasannya :

Mengatur dan Menentukan Tujuan Keuangan

Membuat Daftar Tujuan Keuangan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat semua daftar tujuan keuangan Anda secara lengkap dan jelas. Cara ini memang sangat efetif, usahakan untuk menggunakan sistem prioritas, misalnya membeli rumah, menikah, investasi, dana pendidikan anak dan lain sebagainya. Buatlah daftar tujuan dengan memprioritaskan mana tujuan keuangan yang bersifat paling mendesak atau harus mendapatkan perhatian terlebih dahulu. Sehingga penyaluran dana tersebut bisa sesuai sasaran dan tepat guna dengan kebutuhan pembayaran.

Menyadari Motivasi Anda

Motivasi sangat bermanfaat untuk mencapai tujuan keuangan Anda. Motivasi ini bisa datang dari diri Anda sendiri. Misalnya “saya ingin menabung untuk persiapan dana darurat, karena suatu saat pasti saya bisa saja kena PHK meski bukan karena kesalahan saya “. Contoh yang lain ” saya ingin menikah di 3 tahun mendatang dan saya ingin sebuah pesta yang meriah ”

Menyusun Tujuan Keuangan

Banyak orang memiliki lebih dari satu tujuan keuangan. Namun, Anda juga harus menggunakan sistem prioritas dengan mengutamakan 3 tujuan berikut ini. Pertama, tujuan keuangan harus berada dalam satu jalur dengan rencana pensiun Anda. Kedua, tujuan keuangan tersebut masih termasuk dalam dana darurat yang bertumbuh, misalnya dana yang Anda persiapkan paling tidak bisa menjamin kehidupan Anda hingga 6 bulan ke depan. Dan yang ketiga tujuan keuangan erat kaitannya dengan pelunasan tagihan besar, misalnya jika Anda sudah melunasu tagihan kartu kredit,Anda bisa menabung untuk mendapatkan mobil baru dalam beberapa tahun ke depan.

Tujuan Harus Spesifik dan Realistis

Usahakan Anda memiliki tujuan yang spesifik, terukur dan menantang, Buatlah tujuan yang realistis dengan membedakan mimpi-mimpi dan kehidupan yang nyata sesuai dengan kondisi keuangan Anda saat ini. Anda juga harus bisa memberikan ruang gerak bagi diri Anda sendiri. Tujuan yang spesifik ini akan mempermudah Anda dalam mencapai tujuan keuangan Anda melalui aktifitas-aktifitas terkait

Mengevaluasi Budget

Semua perencanaan di atas tak akan berhasil jika Anda tidak memiliki budget atau dana yang nyata. Oleh karena itu, Anda wajib mengevaluasi semua biaya yang harus di keluarkan untuk tujuan keuangan tersebut. Sisihkan sekitar 20 persen dari gaji atau pendapatan Anda untuk mencapai tujuan keuangan ini. Kemudian lihat di mana biaya yang ada saat ini yang paling memungkinkan untuk bisa Anda ambil.

Membagi Dana

Jika Anda sudah memiliki semua gagasan tentang langkah-langkah yang harus di tempuh serta banyaknya dana yang harus Anda siapkan untuk mencapai tujuan keuangan tersebut, maka bagilah dana Anda pada setiap tujuan keuangan itu. Hal ini juga akan membantu mempermudah Anda dalam menyusun rencana keuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *