Tuesday , September 27 2022
Apa itu Analisa Saham? Beserta Cara Analisa Saham

Apa itu Analisa Saham? Beserta Cara Analisa Saham

Siapakah yang bisa menebak dengan pasti pergerakan harga suatu saham? Lalu dapatkah kita tahu dengan pasti suatu Perusahaan akan berkembang dengan pesat atau justru malah jatuh terpuruk secara perlahan dalam 5 atau 10 tahun ke depan? Mungkin kedua hal tersebut tidak dapat diketahui dengan pasti kecuali oleh orang yang dapat melihat langsung ke masa depan.

Apakah Anda dapat melihat masa depan? Jika jawabannya tidak, maka Anda tidak perlu kecewa karena Anda masih dapat melakukan prediksi dengan melakukan Analisa.

Paparan dari Analis Profesional

Ya, Analisa Saham merupakan suatu cara bagi para Investor untuk dapat memprediksi pergerakan suatu harga saham agar Investor dapat mengambil langkah yang tepat dalam mencapai profit atau keuntungan yang ditargetkan.

Begitu banyak dan rumit sekali ilmu yang perlu dikuasai bagi seorang Analis Saham untuk bisa memprediksi pergerakan saham dengan tepat atau setidaknya prediksi yang dilakukan mendekati dengan kenyataannya.

Hal tersebut menjadikan seorang Analis Saham menjadi salah satu profesi yang dicari oleh Perusahaan-Perusahaan yang bergerak di Pasar Modal terutama untuk bagian Research di Perusahaan Sekuritas.

Tidak hanya Perusahaan, namun para Investor pun juga mengandalkan hasil Analisa para Analis Saham untuk melakukan investasi di Pasar Modal, bahkan beberapa Investor terkadang hanya mau berinvestasi jika direkomendasikan oleh Analis Saham yang dipercayanya.

Namun seorang Investor juga harus dapat mengerti bahwa yang namanya prediksi itu tidak selalu benar, oleh karena itulah setiap Analisa Saham yang beredar biasanya selalu disertai dengan kalimat “disclaimer” yang menunjukkan bahwa analisa yang diberikan tidak ada jaminan selalu benar adanya.

Investor juga harus berhati-hati mempercayakan investasinya kepada Analis Saham karena seorang Analis hanya memberikan rekomendasi kepada Investor. Jika Anda ingin mempercayakan dana Investasi Anda untuk dikelola, maka Anda dapat mempercayakannya kepada seorang Manajer Investasi yang berlisensi, bukan kepada Analis Saham maupun Broker berlisensi sekalipun (Broker hanya bertugas sebagai perantara dalam meneruskan pesanan Anda dalam jual beli efek).

Sebenarnya Anda sendiri dapat melakukan Analisa terhadap pergerakan saham yang Anda inginkan, namun tentu saja hasil analisa seorang pemula sudah pasti berbeda dengan hasil analisa seorang Analis profesional.

Selain dari hal penguasaan ilmu, pengalaman juga memberi perbedaan yang sangat signifikan antara seorang pemula dengan profesional. Namun jika Anda ingin serius dalam belajar menjadi seorang Analis Saham terkemuka, maka kami akan mencoba memberikan dasar Analisa Saham yang biasa digunakan :

1. Analisa Fundamental (Fundamental Analysis)

Analisa Fundamental merupakan analisa pergerakan suatu saham atau efek berdasarkan kinerja suatu Perusahaan serta pengaruhnya terhadap pergerakan sahamnya di Pasar Modal. Analisa ini dilakukan dengan memantau kondisi ekonomi secara global mulai dari perubahan suku bunga hingga kepada situasi ekonomi, politik dan keamanan suatu negara yang dinilai mempengaruhi bursa-bursa saham suatu negara.

Biasanya para Analis yang menggunakan analisa fundamental selalu memantau berita keuangan dunia dan melihat pergerakan indeks-indeks saham dunia seperti Dow Jones, Nikkei, Hang Seng, FTSE dan lainnya setiap hari.

Lalu untuk dapat memprediksi suatu harga saham akan naik atau turun, analisa fundamental menilai dari sisi fundamental perusahaannya. Misalkan ingin melakukan analisa saham ASII, maka analis fundamental akan melihat perusahaannya yaitu PT. Astra International Tbk dan melakukan analisa dengan melihat  laporan keuangannya mulai dari pertumbuhan pendapatannya, pertumbuhan laba terhadap saham beredarnya, hingga marjin pendapatan bersihnya.

Begitu banyak variabel-variabel yang harus diperhatikan dalam analisa fundamental ini namun dengan data dan informasi yang akurat, analisa ini dapat memprediksikan pergerakan suatu saham mungkin hingga 5 tahun kedepannya.

Oleh karena itu banyak yang menggunakan analisa ini sebagai analisa investasi untuk jangka menengah dan jangka panjang.

2. Analisa Teknikal (Technical Analysis)

Analisa Teknikal lebih menganalisa pergerakan saham melalui “Trend” atau kecenderungan pergerakan saham beberapa waktu belakang. Informasi yang dibutuhkan untuk seorang analis teknikal tidak sebesar dan seluas analis fundamental.

Pergerakan saham cenderung berulang membentuk pola yang sama, walau tidak selalu seperti itu namun hal inilah yang menjadi dasar sebagian orang melakukan analisa secara teknikal.

Dengan melihat pola yang terbentuk dari trend masa lampau, seorang Analis Teknikal dapat memprediksi pola yang terbentuk di masa yang akan datang dengan menarik suatu garis yang membentuk pola tersebut dengan berbagai metode dan indikator seperti Moving Average (MA), MACD, Support & Ressistance, Fibonacci, dan masih banyak metode serta indikator lainnya yang perlu dikuasai untuk menjadi seorang Analis Teknikal yang handal.

Untuk dapat menguasai Analisa Teknikal sudah pasti Anda harus mempunyai data pergerakan saham baik harian, mingguan, atau bulanan. Data itu biasanya tersedia saat Anda telah memiliki akses dalam melakukan jual-beli saham di Pasar Modal (biasanya setiap sistem online trading yang ditawarkan oleh perusahaan sekuritas memberikan chart-chart atau metode dan indikator dalam melihat pergerakan suatu saham). Biasanya orang melakukan analisa secara teknikal khusus untuk analisa jangka pendek.

Nah, kira-kira seperti itulah gambaran umum dalam menganalisa pergerakan suatu saham. Namun untuk menguasai semua ilmu analisa saham tidak cukup dengan mengetahui kulitnya saja, diperlukan minat, ketekunan, serta pengalaman yang cukup agar dapat melakukan prediksi yang tepat sasaran. Banyak yang berdebat atas mana yang lebih baik dari analisa teknikal dengan fundamental, masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing.

Banyak juga orang yang menggabungkan kedua jenis analisa tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Semoga ilmu tersebut bermanfaat bagi Anda yang ingin belajar menjadi seorang Analisa Saham.

Kita mungkin tidak bisa tahu jika esok hari akan turun hujan, namun kita dapat memprediksi kapan matahari akan bersinar kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published.